Tag Archives: Jurgen Klinsmann

Akhir Perjuangan Jurgen Klinsmann

Tahun 1986 dalam satu pertandingan Klinsmann pernah mencetak 5 gol hanya dalam kurun waktu 30 menit.

Tahun 1986 dalam satu pertandingan Klinsmann pernah mencetak 5 gol hanya dalam kurun waktu 30 menit.

Anak Tukang Roti dari Botnang

Goppingen adalah sebuah kota kecil di Selatan Jerman yang merupakan bagian dari kota Stuttgart. Disanalah Jurgen Klinsmann dilahirkan 52 tahun yang lalu. Berbeda dengan anak-anak pada umumnya, sejak kecil Klinsmann sudah membantu usaha keluarganya yang memiliki bisnis roti di distrik Botnang (Stuttgart). Sambil menjadi penjual roti keliling dan magang sebagai pelayan, Klinsmann kecil selalu menyempatkan diri untuk membangun mimpinya dengan berlatih sepak bola.

Memulai karier di dunia sepak bola pada umur 8 tahun, Klinsmann merupakan penyerang yang cukup handal. Tidak heran jika ia pernah tergabung di klub-klub besar seperti Stuttgart Kickers, VfB Stuttgart, Inter Milan, AS Monaco, Tottenham Hotspur, Bayern Munchen, Sampdoria dan Orange County Blue Stars. Pria yang sangat mencintai angka 18 ini juga direkrut untuk mempertajam permainan tim nasional Jerman.
Ia sempat dijuluki ‘The Golden Bomber’ karena kecanggihannya dalam mencetak angka dan ahli dalam trik diving, ditambah lagi karena ia memiliki rambut berwarna pirang keemasan.

KACANG INGAT KULIT

Saat berlaga di klub, pria multi talenta ini pernah ditempatkan sebagai penjaga gawang dan berbagai posisi lainnya, dan ajaibnya ia tetap memiliki hasil yang menawan.
Sebagai pemain sepak bola profesional yang sukses dan berbakat dengan segudang prestasi, ketenaran dan popularitas tidak merubah pribadinya menjadi orang yang tinggi hati dan lupa diri.

Seolah ingat betul dari mana dirinya berasal, tahun 1995 ia mendirikan Jurgen Klinsmann’s Foundation yang bergerak di bidang lembaga swadaya masyarakat untuk membantu anak-anak di Eropa Timur yang kekurangan dan membutuhkan dukungan bagi pendidikan dan kesehatan.

Klinsmann dan istri (Debbie Chen) mantan model yang berdarah Asia.

Klinsmann dan istri (Debbie Chen) mantan model yang berdarah Asia.

SEMAKIN BERSINAR

Sempat berniat untuk pensiun dini, usai Piala Dunia 1998 Klinsmann mengundurkan diri dari dunia sepak bola dan pindah ke Amerika Serikat dengan maksut untuk membangun hidup bersama keluarga kecilnya di California.
Walau akhirnya sempat merumput lagi sebagai striker di klub strata dua Liga Amerika selama beberapa bulan pada tahun 2003, Klinsmann menjawab dengan jelas alasannya kembali ke dunia sepak bola.

Gairah yang tertanam dalam hati menggerakannya untuk memenuhi panggilan hidupnya. Pengalaman yang dimilikinya mendapat apresiasi yang besar dari negara asalnya. Tahun 2004 hingga 2006 ia dipercaya untuk melatih tim nasional Jerman dan berhasil membawanya ke peringkat ke-3 pada Piala Dunia 2006. Ia lalu melanjutkan kariernya sebagai manajer di klub Bayern Munchen pada periode 2008-2009.

Tim nasional Amerika Serikat menang dalam Piala Emas Concacaf 2013 dibawah asuhan Klinsmann.

Tim nasional Amerika Serikat menang dalam Piala Emas Concacaf 2013 dibawah asuhan Klinsmann.

Polemik di Negeri Paman Sam

Tepat pada 29 Juli 2011 Federasi Sepak Bola Amerika Serikat mengangkat Klinsmann menjadi pelatih atas tim nasional mereka dan mengalami masa kejayaan pada tahun 2013 yang lalu saat meraih gelar juara Piala Emas Concacaf.

Dalam 5 tahun terakhir prestasinya bersama timnas AS tidak tergolong buruk. Selama total 98 laga, Klinsmann berhasil meraih 55 kemenangan, 16 hasil imbang dan 17 kali menelan kekalahan.
Hanya saja dalam dua pertandingan terakhir pada babak kualifikasi Piala Dunia 2018 ia gagal memberi kemenangan untuk timnas AS.

MIMPI BURUK KLINSMANN

Bagaimana tidak, dalam 15 tahun terakhir AS tidak pernah kalah selama bermain di kandangnya sendiri. Kalah 1-2 dari Meksiko pada 12 November yang lalu artinya memaksa AS harus rela kehilangan rekor tersebut.
Ditambah lagi dengan kekalahan telak 4-0 yang dialaminya saat bertandang ke Kosta Rika sebagai lanjutan dari babak kualifikasi Piala Dunia 2018.
Jelas saja momen tersebut membuat gerah para pendukung dan pencinta sepak bola AS.

Melihat hal ini, Presiden Federasi Sepak Bola Amerika Serikat, Sunil Dulati mengambil langkah cepat. Terhitung 21 November 2016 Klinsmann resmi diberhentikan dari posisinya sebagai pelatih timnas AS.

“Untuk saat ini kami tetap yakin bahwa kami memiliki pemain berkualitas yang mampu membawa kami ke Rusia tahun 2018 nanti. Yang jelas kami akan membawa bentuk dan pertumbuhan tim ke arah yang berbeda,” ujar Sunil.

Meskipun demikian, Klinsmann tidak patah semangat dan berusaha untuk tetap membangun mimpinya di dunia sepak bola.

images-45

“Jangan pernah melihat sukses masa lalu! Lihatlah tantangan ke depan!”
– Jurgen Klinsmann –