Tag Archives: Manchester United

7 Kesempurnaan David Beckham Dimiliki oleh Cristiano Ronaldo

Sebagai cabang olahraga terpopuler di seluruh dunia, sepak bola juga menjadi olahraga yang paling berpengaruh secara ekonomi dan sosial. Dampak yang ditimbulkan sangatlah besar. Ada begitu banyak harapan, kegembiraan, tangisan dan tentu saja uang, yang juga mewarnai dunia sepak bola.

Tanpa pandang bulu dan usia, semua lapisan masyarakat tanpa terkecuali, menyukai olahraga ini. Bahkan di beberapa negara sepak bola dipercaya menjadi sarana pemersatu bangsa. Tidak heran jika banyak pemain sepak bola yang memiliki pengaruh yang sangat besar di dunia. Sebut saja Pele, Diego Maradona, Ronaldo (Brasil) dan masih banyak lagi.

Legenda Yang Sesungguhnya

Bagaikan bintang yang paling bersinar diantara bintang yang lainnya, nama David Beckham sudah tidak asing lagi di kancah persepakbolaan dunia. Siapa yang tidak mengenal Beckham? Pria yang berusia 41 tahun itu namanya masih dikenal hingga saat ini. Walaupun sudah pensiun sejak 16 Mei 2013 yang lalu, dunia sepak bola tidak merasa kehilangan, karena sosok Beckham kini tergantikan oleh Christiano Ronaldo. Apa saja kesamaan yang mereka miliki? Berikut uraiannya.

Cristiano Ronaldo (kiri) dan David Beckham (kanan) saat acara World Football Challenge 2011 di Los Angeles.

1. Keahlian

Bukan sekedar jadi pemanis di lapangan hijau, Beckham dan Ronaldo memiliki keahlian khusus yang sudah tidak diragukan lagi. Beckham terkenal dengan umpan-umpan silangnya yang akurat dan tendangan bebasnya yang melengkung (pisang) yang sangat mematikan. Sedang Ronaldo terkenal dengan keahlian olah bolanya (gocekan) dan juga tendangan bebasnya yang tajam dan terarah.

2. Prestasi

Penghargaan akan menjadi sahabat bagi para ahli. Tak terhitung banyaknya prestasi yang telah diraih oleh Beckham, diantaranya memenangkan 19 trofi, menjadi pemain terbaik untuk UEFA Club Footballer of the Year (1998-1999), BBC Sports Personality of the Year Lifetime Achievement Award (2010), OBE (2003), dan masih banyak penghargaan lainnya.
Demikian juga Ronaldo, tahun 2016 saja ia sudah menjuarai Liga Champions, Piala Super Eropa dan Piala Dunia Antarklub bersama Madrid. Tidak hanya itu, 12 Desember 2016 yang lalu Ronaldo dinobatkan sebagai pemenang Ballon d’Or 2016 di Perancis.

3. Ketenaran

Tidak hanya di dunia sepak bola, nama David Beckham juga dikenal di dunia model, fashion, film, entertain hingga dunia kasino. Hampir mirip dengan Beckham, Ronaldo juga terkenal di dunia model, fashion, entertain, bisnis, bahkan Ronaldo sempat mengatakan akan mengikuti jejak Beckham untuk bermain film setelah pensiun nanti.

Martunis adalah anak angkat Cristiano Ronaldo yang kini bermain sebagai striker di klub Sporting Lisbon.

4. Murah hati

Berkelimpahan harta tidak merubah mereka menjadi orang yang sombong. Ada begitu banyak kisah kasih kemanusiaan yang mereka lalukan. Salah satunya; Beckham memberikan semua gajinya ke badan amal saat melakukan kontrak selama lima bulan bersama Paris St Germain. Sedang Ronaldo pada tahun 2004 mengangkat seorang bocah dari korban tsunami Aceh menjadi anaknya.

5. Ketampanan

Tidak diragukan lagi, semua orang mengakui mereka memang memiliki paras yang rupawan. Hal ini dibuktikan dengan masuknya mereka ke dunia model dan iklan.

6. Kekayaan

Terjun ke dunia bisnis membuat harta mereka bertambah banyak. Tahun 2015 media di Inggris mengatakan kekayaan Beckham melebihi Ratu Elizabeth II (Aceshowbiz). Sedang Ronaldo dinobatkan sebagai atlet dengan pendapatan tertinggi tahun 2016 versi majalah Forbes. Jadi kekayaan mereka sudah tidak diragukan lagi.

David Beckham bersama dengan Victoria dan anak-anaknya.

7. Kesetiaan

Patut diacungi jempol, dengan berbagai talenta dan kelebihan yang Tuhan berikan, mereka masih memiliki ketetapan hati. Dalam pernikahannya Beckham setia bersama Victoria yang sudah memasuki tahun ke-17. Dan kesetiaan terhadap timnya yang juga dimiliki oleh Ronaldo. Belum lama ini Ronaldo mendapat tawaran dengan nilai transfer sebesar Rp.4,2 trilyun jika Real Madrid mau melepas Ronaldo untuk bermain di Liga Cina dengan gaji Rp.1,4 trilyun. Namun Ronaldo memilih untuk tetap setia hingga pensiun tahun 2021 nanti.

Pak Bos Yang Pemarah – Jose Mourinho

Luapan emosi Mourinho saat pertandingan melawan West Ham, Minggu 29 November 2016

Luapan emosi Mourinho saat pertandingan melawan West Ham, Minggu 29 November 2016.

Balada Emosi Pelatih

Hanya dalam waktu 2 bulan saja bos Manchester United, Jose Mourinho lagi-lagi mendapat dakwaan dari Asosiasi Sepak Bola (Football Association) untuk kali yang kedua setelah kejadian pertama saat melawan Burnley tanggal 29 Oktober, dimana Mourinho mendapat sanksi denda £ 8000 dan larangan untuk hadir selama 1 pertandingan.

Mourinho akan segera mendapat sanksi berikutnya jika dakwaan yang dilayangkan untuknya dinyatakan tepat oleh komisi FA.

Pada 17 Oktober yang lalu pria Portugis berusia 53 tahun ini juga didenda £ 50.000 untuk komentar yang dibuatnya mengenai wasit Anthony Taylor sebelum bertandang ke Liverpool di Anfield.

Amarahnya yang sering tak terbendung kembali termanifestasi pada pertandingan hari Minggu kemarin saat wasit menyatakan Paul Pogba melakukan diving ketika berhadapan dengan kapten West Ham, Mark Noble.

Bereaksi atas keputusan wasit Jon Moss, Mourinho menendang botol air minum yang ada di area touchline. Tayangan ulang menunjukkan dengan jelas Noble tidak melakukan kontak dengan gelandang asal Prancis yang berusia 23 tahun itu.

Mourinho diusir oleh Anthony Taylor saat pertandingan melawan City ketika masih melatih Chelsea 2013 silam.

Mourinho diusir oleh Anthony Taylor saat pertandingan melawan Cardiff City ketika masih melatih Chelsea 2013 silam.

Tak Siap Hadapi Perubahan

Memberikan tekanan kepada wasit melalui perkataan saat pertandingan resmi sedang berlangsung, menekan regulasi dan peraturan yang ada, hingga berulang kali mengomel di touchline adalah upaya-upaya yang dulu sering digunakan para pelatih untuk menyuarakan pendapat mereka guna mempengaruhi keputusan wasit.

Namun cara lawas tersebut masih dipakai oleh Mourinho, yang mungkin lupa bahwa sesungguhnya sifat permainan dewasa ini sudah berubah.
Hal ini juga menunjukkan bahwa ia telah kehilangan kemampuannya untuk mengganggu dan mengintimidasi regulasi yang ada saat merumput dilapangan.

Aku Yang Dulu Bukanlah Yang Sekarang

Berbeda sekali ketika waktu pertama ia datang sebagai anak baru di Chelsea pada tahun 2004. Melalui kepercayaan diri, talenta dan sifatnya yang enerjik, Mourinho dengan cepat mengalahkan popularitas Sir Alex Ferguson dan Arsene Wenger dengan mengantongi piala Liga Champions.

Walau berisiko tinggi dan memungkinkan berperang dengan manajer lain, Mourinho selalu menyelimuti Chelsea dengan api amarah bagai api yang tak pernah padam. Tapi hal itu diimbangi dengan hasil yang baik dan memuaskan. Tim yang berprestasi dan berujung tawa di akhir pertandingan. Ferguson dan Wenger pun mengalami kebahagiaan yang sama saat terlibat dalam pertempuran verbal.

Kobaran Api Yang Dingin

Seolah menghancurkan reputasinya sendiri, setelah musim kedua, Mourinho mulai membuat sejarah baru yang sangat buruk di Stamford Bridge, yang berujung kepada pemecatan dirinya dari klub berkaos biru tersebut.

Saat ini Mourinho sudah menghadapi sanksi ketiga dari FA, padahal ia baru 13 kali menjalani masa kepemimpinannya di Old Trafford pada pertandingan Liga Premier.

Entah apa yang sedang dialaminya hingga membuat ia berperilaku seperti anak kecil. Mourinho mungkin lupa bahwa ia dan timnya menjadi sorotan dan perhatian dunia sepak bola. Namun hal ini semakin mengingatkan kita kepada sikap seorang pria tua yang sudah lelah dan seperti anak kemarin sore yang sedang bertingkah.

Jose Mourinho bersitegang dengan Paul Lambert di Stamford Bridge saat memimpin Chelsea melawan Aston Villa, Agustus 2013.

Jose Mourinho bersitegang dengan Paul Lambert di Stamford Bridge saat memimpin Chelsea melawan Aston Villa, Agustus 2013.

Tidak Perlu Pakai ‘Urat’

Berbeda dengan Mourinho, walau sering mengekspresikan emosi di touchline, Antonio Conte dan Jurgen Klopp telah membuktikan bisa menggunakan kemarahan mereka dengan cara yang positif.

Cara yang cukup cerdas ini juga diaplikasikan oleh bos Manchester City, Pep Guardiola. Mereka mengetahui bahwa cara jadul seperti itu adalah sia-sia dan merusak khusuknya pertandingan. Jadi didalam berkomunikasi, benar-benar dibutuhkan kebijaksanaan untuk bisa menyampaikan maksut dan tujuan dengan baik.

“Sebuah pesan akan disalahartikan jika disampaikan dengan cara yang salah.”         -anonim-

Setan Merah : ‘Out of Service’

Stadion Old Trafford saat ini berumur 106 tahun. Didirikan pada 19 Februari 1910.

Stadion Old Trafford saat ini berumur 106 tahun. Didirikan pada 19 Februari 1910.

‘The Theatre of Dreams’

Berdiri 138 tahun yang lalu (1878), siapa yang tidak mengenal klub asal Inggris yang semula bernama Newton Heath Lancashire and Yorkshire Railway Football Club (Newton Heath LYR F.C) ini.
Manchester United kini bermarkas di Old Trafford dengan kapasitas 97.212 kursi. Stadion ini merupakan stadion sepak bola terbesar kedua di Inggris, serta stadion kedua terbesar di Eropa setelah Nou Camp.

Sebagai klub raksasa, tim yang mendapat julukan Setan Merah ini sudah biasa menjadi juara diberbagai laga.
Sebut saja liga Inggris, total 12 kali dalam Piala FA, 4 kali Piala Liga dan 21 kali Piala FA Community Shield.
United juga pernah menjadi juara Piala Eropa sebanyak 3 kali, sekali pada Piala UEFA, Piala UEFA Super Cup, Piala Intercontinental, juga pada piala dunia antar klub yang diselenggarakan oleh FIFA.

Manchester United banyak melahirkan bintang sepak bola dunia. Foto: David Beckham dan Eric Cantona.

Manchester United banyak melahirkan bintang sepak bola dunia. (Foto: David Beckham dan Eric Cantona.)

Sorotan Dunia

Klub yang dimililiki oleh keluarga Glazer ini kini berada diposisi kelima dengan kekayaan Rp.45 trilyun.
Sebagai mantan klub terkaya didunia, pantas saja jika United menjadi salah satu klub yang memiliki pesona yang paling menarik, tentunya dengan segala macam bentuk permasalahan.

Saat ini United menunjuk Jose Mourinho sebagai pelatih dengan nilai kontrak sekitar Rp.200 miliar per tahun.

Aneh bin Ajaib

Sebagai pelatih kawakan, Mourinho sering membawa timnya berhasil memboyong piala dalam berbagai kejuaraan.
Sayangnya, klub sebesar United dengan pelatih secanggih Mourinho ternyata belum mampu memberikan kepuasaan kepada the Hooligans (sebutan suporter United).

Manchester United ditaklukan oleh Fenerbahce dengan skor 2-1.

Manchester United ditaklukan oleh Fenerbahce dengan skor 2-1.

Pria asal Portugal yang mendapat julukan ‘The Special One’ ini, kini seperti kehilangan taringnya.
United yang sudah 3 tahun tidak mengalami kejayaan, agaknya harus bersabar menunggu gebrakan dari bos barunya.

Mengumpulkan Puzzle

Bagi pecinta bola yang mengikuti sepak terjangnya, tentu sudah paham betul bagaimana sifat Mourinho dalam membangun tim.
Ia membutuhkan waktu yang tidak sebentar untuk menemukan pemain yang benar-benar cocok dan mengerti akan isi hatinya.

Hal ini dibenarkan oleh Paul Scholes. Mantan gelandang United ini ikut angkat bicara setelah melihat kekalahan tim kesayangannya melawan Fenerbahce pada Liga Eropa hari kamis yang lalu (3/11/2016).

Gol Moussa Sow di menit kedua sukses membobol gawang David de Gea.

Gol Moussa Sow di menit kedua sukses membobol gawang David de Gea.

Scholes berpendapat, “Dua tahun merupakan waktu tercepat yang dibutuhkan mereka (United) untuk bisa bangkit,”

“Saya tidak yakin mereka mampu mengambil (juara) Liga Eropa. Apalagi pada Liga Premier, banyak tim yang lebih baik dari mereka (United) saat ini,” jelasnya.

“Mereka seperti asing bagi saya. United yang saya kenal memiliki kecepatan, tepat dalam spekulasi dan kuat secara fisik maupun mental, sehingga kami mudah mencetak angka,”

“Saya mengenal Mourinho. Ini hanya soal waktu. Lagipula semua masih dapat terjadi sepanjang musim ini. Kalaupun ada prestasi yang berhasil diraih, itu hanyalah sebuah upah bagi mereka (United),” tutupnya.

Percaya Diri

Seolah tak mau disalahkan. Mourinho merasa dikecewakan oleh pemain yang diasuhnya. Ia menuduh mereka tidak mau mendengarkan arahan dan nasihat darinya. Walaupun tertinggal satu angka saat bertandang ke Turki, dua minggu sebelumnya United menang telak (4-1) atas Fenerbahce di Old Trafford.

“Seharusnya kami tetap bisa unggul. Mereka bermain total seperti sedang berada di final, sedangkan kami hanya bermain seperti pada pertandingan persahabatan,” jelas Mourinho yang harus rela kehilangan Pogba setelah alami cedera di menit ke-30.

Detik-detik terakhir Rooney pecahkan telur pada menit 89.

Detik-detik terakhir Rooney pecahkan telur pada menit 89.

Manchester United banyak melahirkan bintang sepak bola dunia. (Foto: David Beckham dan Eric Cantona.)

Harus Bangun!

“Ketika peluit dibunyikan, mereka sangat cepat bergerak. Lalu wasit memberikan tendangan bebas, kami seperti tertidur. Disitulah letak kegagalan kami,”

“Pada akhirnya kami berhasil (mencetak angka). Walau sempat tertinggal 2 angka. Ini membuktikan bahwa kami tidak tinggal diam dan tidak ada kata menyerah,” bela Mourinho.

images-31

Akhir pekan ini (6/11/2016) United akan bertandang lagi. Kali ini pada Liga Premier melawan Swansea pukul 10.00 WIB.
Mampukah Setan Merah mematahkan pendapat Scholes? Kita tunggu aksinya dua hari lagi.

Fergie : ‘bye bye MU’ – Rooney

Mimpi Rooney terwujud, sejak kecil ia bercita-cita menjadi pemain sepakbola terkenal.

Mimpi Rooney terwujud, sejak kecil ia bercita-cita menjadi pemain sepakbola terkenal.

Superstar

Bermain sepakbola pada umur 9 tahun di divisi muda klub Everton dan memulai debut profesionalnya di tahun 2002 pada umur 16.
Wayne Mark Rooney, siapa yang tidak mengenal dia?

Lahir 31 tahun yang lalu pada 24 Oktober, pria berkebangsaan Inggris ini memang sangat bertalenta. Namanya sangat dikenal di dunia sepakbola, apalagi di negara asalnya.

Pria yang biasa dipasang di depan sebagai striker ini juga hampir selalu diandalkan untuk memimpin timnya (menjadi kapten) kala bertanding. Tidak hanya bermain di klub raksasa Manchester United, Rooney juga dipercaya untuk beraksi di tim nasional Inggris pada posisi yang sama.

9 September 2016 - Momen bersejarah. Sir Bobby Charlton memberikan sepatu emas kepada Rooney.

9 September 2016 – Momen bersejarah. Sir Bobby Charlton memberikan sepatu emas kepada Rooney.

Sebagai pemain besar, Ronney juga memiliki beragam penghargaan. Tahun 2011, namanya berada di posisi ke-5 untuk Ballon d’Or. Juga pada tahun yang sama ia juga menang sebagai pemain paling profesional pada FIFA Pro World 11Dan masih banyak lagi berbagai pencapaian yang ia dapatkan khususnya penghargaan di Liga Inggris.

‘I Am Yours’

Bak sepasang suami istri yang saling setia, demikian Rooney dengan Manchester United. 12 tahun sudah ia merasakan pahit manisnya merumput bersama untuk membangun klub Setan Merah asal Inggris itu.

Tidak tanggung-tanggung, uang sebesar £ 25.600.000 menjadi mahar yang diberikan oleh Manchester kepada Everton untuk memboyong Rooney ke Old Trafford pada Agustus 2004.
Ini merupakan biaya tertinggi yang pernah dibayarkan untuk pemain berusia di bawah 20 tahun, kala itu ia masih berumur 18 tahun.

Rooney mencetak 3 angka pada saat pertandingan Liga Champions 2010.

Rooney mencetak 3 angka pada saat pertandingan Liga Champions 2010.

Mantan bos Setan Merah, Sir Alex Ferguson mengatakan bahwa dirinya diremehkan oleh banyak orang ketika ia membujuk dewan klub direksi untuk melakukan penawaran tersebut.
Diberi nomer punggung 8, tidak jarang Ronney mencetak gol, bahkan melakukan hat-trick.

Plin-plan

Oktober 2010, ia sempat mengalami galau yang cukup serius. Fergie menyatakan pada konferensi pers bahwa Rooney ingin pergi dari klub. Hal ini terjadi setelah perselisihan antara mereka berdua.
Rooney telah membantah klaim Fergie bahwa; cedera adalah alasan mengapa dirinya sering duduk di bangku cadangan. Memang pada saat itu ia sempat mengalami cedera pada pergelangan kaki.

Rooney dan wakilnya merilis sebuah pernyataan mengenai keputusannya untuk meninggalkan klub Setan Merah. Mereka juga berusaha meyakinkan bahwa semua ini tidak karena uang, tetapi ini adalah tentang passion seorang Rooney.

Angka 8 menjadi nomer punggung pertama yang diberikan pada Rooney. Angka yang baik untuk awal yang baik.

Angka 8 menjadi nomer punggung pertama yang diberikan pada Rooney. Angka yang baik untuk awal yang baik.

Aneh tapi nyata, setelah pernyataan ini, Rooney membuat keputusan dramatis dan menyetujui kontrak baru selama lima tahun di Manchester United sampai Juni 2015.

Setia Juga Berarti Berkembang.

Benar adanya, bahwa 12 tahun sudah Rooney menunjukkan kesetiaannya kepada Setan Merah.
Berkembang?
Ini sebenarnya sangat mengkhawatirkan untuk dijawab.

Melihat permainannya yang belakangan ini justru menurun drastis jika dibandingkan dari awal hingga sekarang. Ditambah sisa kontrak yang hanya tinggal 20 bulan dan mengingat umurnya yang sudah tidak ‘muda’ lagi.

Agaknya klub secanggih Manchester ini tidak akan rela untuk mengeluarkan secarik kertas lagi untuk kontrak baru bagi sang kapten timnas Inggris itu.

Jujur Tapi Menyakitkan

Belum lama ini, Fergie sempat mengeluarkan pernyataan yang cukup menggemparkan.
Pria berumur 74 tahun itu mengatakan bahwa karir Rooney di Manchester sudah menuju ajalnya.

Pucat, pudar, lusuh, kelam, mendung, gelap,” kira-kira hal itulah yang ada di benak Fergie untuk menjelaskan seperti apa masa depan Ronney di Manchester.

20 Juli 2016 di Shanghai, China. Rooney harus rela dipasang oleh Mourinho sebagai pemain tengah, bukan striker.

20 Juli 2016 di Shanghai, China. Rooney harus rela dipasang oleh Mourinho sebagai pemain tengah, bukan striker.

Beda Koki Beda Rasa.

Bos baru Manchester United tampaknya sangat tidak menyukai Rooney. Beberapa kesempatan yang diberikan sama sekali tidak membuahkan hasil yang semestinya. Jauh dari yang diharapkan.

Jelas sekali bahwa Mourinho sedang menunggu waktu yang tepat untuk mengganti mesin pencetak angka bagi tim yang sedang dilatihnya itu.

Saya tidak yakin apa yang akan menimpa dirinya (Rooney). Saya bukan cenayang. Yang jelas saat ini ia sedang mengalami cedera,” tutup Fergie.